HAKIKAT MENYIMAK
Menyimak
merupakan suatu kegiatan berbahasa yang sering kita lakukan dalam kehidupan
sehari-hari. Dalam kegiatanmenyimak seseorang harus mengaktifkan pikirannya
untuk dapat mengidentifikasi bunyi-bunyi bahasa, memahaminya dan menafsirkan
maknanya sehinnga tertangkap pesan yang di sampaikan pembicara. Menyimak atau
mendengarkan berbeda dengan mendengar walaupun keduanya mempergunakan alat
indra yang sama, yaitu telinga. Mendengar tidak memerlukan aktivitas mental
atau pikiran karena mendengar dilakukan tanpa tujuan.
Sebagai
makhluk sosial, manusia memerlukan keterampilan menyimak yang selalu digunakan
dalam kegiatan komunikasi. Tanpa keterampilan menyimak, komunikasi tidak akan
dengan baik atau akan menyimak terjadi gangguan atau bahkan terjadi
kesalahpahaman yang membuat hubungan antarsesama menjadi tidak baik.
Selain
berperan dalam komunikasi sehari-hari, menyimak sangat diperlukan di dalam
pembelajaran. Seorang pelajar yang memiliki daya simak yang rendah akan
mendapat kesulitan dalam menangkap pelajaran yang dijelaskan oleh guru atau dia
juga akan mengalami kesulitan dalam mengikuti diskusi-diskusi yang dilakukan di
kelas.
Menyimak memiliki kontribusi yang
besar terhadap keterampilan berbahasa lain yang dimiliki seseorang. Hasil
menyimak akan dapat meningkatkan keterampilan/kemampuan membaca, berbicara, dan
menulis seseorang.
Tahap-tahap
menyimak yaitu
1.
Tahap
mendengar
2.
Tahap
memahami
3.
Tahap
Menginterpretasi
4.
Tahap Mengevaluasi
5.
Tahap Menanggapi
untuk menjadi seorang penyimak yang baik, seorang
memerlukan berbagai kemampuan yaitu kemampuan:
1.
Memusatkan
perhatian
2.
Menangkap
bunyi
3.
Mengingat
4.
Llinguistik
5.
Nonlinguistik
6.
Menilai.
Jenis-jenis menyimak
1.
MENYIMAK BERDASARKAN TUJUAN
Ø
Menyimak untuk Belajar
Menyimak
untuk belajar dapat diartikan sebagai menyimak untuk memperoleh pengetahuan
secara formal maupun nonformal
Ø
Menyimak untuk Hiburan
Menyimak untuk hiburan mendapat penekanan
pada objek atau bahan simakan
Ø
Menyimak untuk Menilai
Menyimak
yang bertujuan untuk menilai banyak dilakukan oleh para juri. Dalam hal ini,
penyimak melakukan tugasnya sebagai juri suatu perlombaan yang biasanya
berhubungan dengan bahasa, seperti lomba pidato, membaca puisi, membaca
Alquran, dan dapat juga lomba menyanyi
Ø
Menyimak untuk Mengapresiasi
penyimak
dapat menyertakan perasaannya pada hal-hal yang disimak. Artinya, penyimak
dapat berada di dalam peristiwa atau bahan yang disimaknya.
Ø
Menyimak untuk Memecahkan Masalah
Menyimak
dengan tujuan memecahkan masalah. Menyimak dengan tujuan memecahkan masalah
dapat berujung pada menyimak untuk memperoleh informasi yang berdampak pada
pemecahan suatu masalah
2.
Menyimak berdasarkan intensitas
a.
Menyimak
Ekstensif
·
Menyimak
sekunder.
·
Menyimak
pasif
·
Menyimak
estetis.
b.
Menyimak Intensif
·
Menyimak
kritis
·
Menyimak
konsentratif
·
Menyimak
kreatif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar